Cara Pengajuan Inpassing 2018 Terbaru Untuk Guru Non PNS

Cara pengajuan inpassing 2018 terbaru untuk guru non PNS | Melanjutkan postingan artikel sebelumnya mengenai syarat pengajuan inpassing kali ini saya akan berbagi informasi tentang cara Pengajuan Inpassing 2018. Inpassing Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) adalah proses penyetaraan jabatan dan pangkat GBPNS dengan jabatan dan pangkat Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan menggunakan satuan angka kredit selama mengajar pada satuan pendidikan.
Cara Pengajuan Inpassing 2018 Terbaru Untuk Guru Non PNS
Cara Pengajuan Inpassing
Pada dasarnya program inpassing dibutuhkan untuk menetapkan kesetaraan jabatan, pangkat atau golongan GBPNS yang sesuai ketentuan yang berlaku dan memberikan tunjangan profesi guru, tunjangan fungsional dan aneka tunjangan yang lainnya untuk kesejahteraan.

Inpassing jabatan fungsional GBPNS ditetapkan berdasarkan dua hal yaitu kualifikasi akademik yang dimiliki oleh guru dan masa kerja yang dihitung mulai dari pengangkatan atau penugasan sebagai guru pada satuan pendidikan.

Bagi rekan-rekan guru yang belum mengetahui dasar hukum ditetapkan program inpassing yaitu sebagai berikut :
  1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru.
  4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2010 Tentang Perubahan Peraturan No. 47 Tahun 2007 Penetapan Inpassing GBPNS.
  5. Pedoman Pelaksanaan Jabatan Fungsional GBPNS yang diterbitkan bersama Direktorat Jendral PMPTK Kemdiknas dan Setjen Kemenag.
  6. Surat Edaran Sekjen Kemenag RI Nomor SJ/B.II/Kp.04.c/757/2011 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penetapan Inpassing.
Bagi guru bukan PNS yang sudah memenuhi persyaratan untuk pengajuan inpassing pada tahun 2018, silahkan untuk disimak penjelasan cara pengajuan inpassing 2018 berikut ini.

Cara Pengajuan Inpassing 2018
  • Guru yang sudah memenuhi syarat pengajuan inpassing akan mendapatkan nomor urut berkas yaitu berupa LIP (Lembar Identitas Pengusul) yang bisa dilihat di info GTK yang nantinya akan ditempel pada cover map halaman depan. Adapun syarat guru yang dapat mengajuakan/mendaftar inpassing silahkan Download syarat pengajuan inpassing untuk guru non PNS
  • Kemudian kepala sekolah melakukan verifikasi dan kelengkapan berkas bagi guru yang akan mengajukan inpassing dan membuat surat pengantar kepala sekolah (format-1).
  • Berkas yang akan diajukan dikirimkan lewat pos dengan alamat :Menteri Pendidikan dan Kebudayaan u.p. Direktur Pembinaan PTK Dikdas, Ditjen Dikdas Kemdikbud PO BOX 1316 JKS 12013.
  • Setelah itu berkas akan diverifikasi oleh Direktorat, jika guru sudah memenuhi kriteria maka akan diterbitkan SK inpassing.
Demikian tadi cara pengajuan inpassing 2018 terbaru untuk guru non PNS. Semoga bermanfaat.

10 Responses to "Cara Pengajuan Inpassing 2018 Terbaru Untuk Guru Non PNS"

  1. cara ngprint lip gmn pak,karena status sdh cetak lip pdhl blm pernah ngprint

    BalasHapus
    Balasan
    1. caranya melihat status sudah cetak lip bagaimana

      Hapus
  2. Pada menu unfo gtk ada jabatan fungsional guru bukan pns, dan dubawahnya terdapat cetak nomer berkas. coba di pilih pada cetak nomer berkas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim1/11/2018

      Setelah pilih cetak nomor berkas keluar tampilan, nomor urut sekian2 belum terdaftar tanda seru. padahal statusnya sudah cetak LIP. itu kira2 artinya apa ya Pak/Bu Pelita Guru ?

      Hapus
  3. mohon info, berarti guru yang belum memiliki nuptk blm bisa mengajukan inpassing ya bpk/ibu??

    BalasHapus
  4. Pengajuan untuk Inpassing Kemenag, kapan ye ???!

    BalasHapus
  5. apakah Pengajuan ini berlaku untuk guru kemenag?

    BalasHapus
  6. Pengajuan inpassing untuk kemenag kapan adanya ya?

    BalasHapus
  7. Untuk kemenag kpan ya,pengajuan inpassingnya

    BalasHapus
  8. Saya udah punya NUPTK, NRG, Tpi saya cek cetak kartu tulisannya NUPTK tidak terdaftar... Mohon pencerahan ...

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel